sakiiiitt..... aku enggak bener-bener bisa mengingat dengan baik rasa sakit yang dulu pernah coba aku kalahkan sebelum aku menyerah. Dan sekarang sekali lagi aku merasakan kesakitan itu. Sekali lagi berusaha memisahkan antara kenyataan dan ketidaknyataan. Ketidaknyataan berwarna hitam, tapi rasanya tidak terlalu menyakitkan. Aku bisa cukup bahagia walaupun itu berarti aku terus menipu diriku sendiri. Kenyataan berwarna merah, dan aku merasa seperti di gergaji menjadi dua, dilindas truk, diinjak-injak segerombolan banteng, dan tenggelam dalam cairan asam. Sekali lagi aku berjuang menahan semua kesakitan ini untuk mempertahankan kesadaran ku pada kenyataan. Tanpa menipu diri sendiri lagi. aku harap kali ini aku tidak kalah...
ini adalah cerita tentang saya yang sangat mencintai fajar. waktu yang indah saat fajar. dan memulai lagi satu kehidupan baru saat fajar datang.
someone like you
8 Agu 2011
2 Agu 2011
Drugs
Rasanya memang seperti drugs. Sakit enggak ada yang bisa gantiin. Butuh, enggak bisa hidup kalo itu enggak ada tapi secara enggak sadar justru itu yang membunuh kita perlahan-lahan. Sakit kalo disuruh berhenti. Dugrs emang luarbiasa tapi bukan berarti enggak bisa sembuh kan???
1 Agu 2011
enggak puasa
Hari pertama puasa ini belom terlalu banyak perubahan :) karena lagi enggak ikutan puasa.Hmmm....ga enak juga sih makan sendirian begini. Mana mimih tadi pagi bawain rendang sama nasi banyak banget. OMG....Hasilnya sukses tas penuh dengan sempurna. Belom lagi ditambah pisang ambon pavorit saya. Sangat membebani punggung -___-" ya...baiklah sudah masuk semua dan tersimpan dengan aman di laci kantor sekarang. Perlu enggak ya besok bawa bekal makan siang kaya gini lagi?? yampuuun rasanya bulan puasa enggak berasa banget kalo terus-terusan makan.hhahaa....
Langganan:
Postingan (Atom)